Kenalan Sama Mbah Supri, Kakek yang Jago Main Sepatu Roda Ekstrem di Jalanan Jogja

loading...

PulangKerja.com – Usia bukanlah batas seseorang untuk melakukan sesuatu, bahkan bisa dibilang cukup ekstrem. Hal itu dibuktikan oleh Supriyanto, kakek berusia 62 tahun yang membuat heboh netizen karena aksinya menggunakan i-line skate (sepatu roda) di jalanan Yogyakarta.
Mbah Supri 1

Foto Supriyanto yang tengah beraksi dari Malioboro ke titik nol Yogyakarta yang diunggah netizen ke Facebook menjadi perhatian. Dalam foto tersebut tampak Supri tengah berdiri di atas i-line skatenya dengan kaos hitam, topi dan headset di kepala laiknya anak muda. Ribuan netizen pun menyukai foto tersebut dan berkomentar.

Mbah Supri, begitu panggilan akrab Supriyanto, mengaku tidak menyangka aksinya itu membuat heboh. Dia bahkan tidak tahu jika ada yang memotretnya.

Mbah Supri 2 Mbah Supri 3 Mbah Supri 4 Mbah Supri 5 Mbah Supri 6 Mbah Supri 7

loading...

“Saya tidak tahu, mungkin mereka pakai handphone begitu, jadi saya tidak lihat. Ada memang yang saya lihat memoto, tapi saya cuek saja,” kata pensiunan operator palang pintu kereta api di stasiun Sentolo saat ditemui merdeka.com di rumahnya, Gamping Lor, Sleman.

Mbah Supri mulai menggeluti i-line skate sejak tahun 2008 lalu. Awalnya bermula dari kekhawatiran tidak memiliki kegiatan seusai pensiun. “Ceritanya saya itu mau pensiun, saya mikir nanti kalau pensiun mau ngapain. Akhirnya mencari kegiatan, ketemulah dengan ini,” ujarnya.

Dia mengenal olahraga tersebut dari Agus, salah seorang kerabatnya yang kebetulan seorang pelatih i-line skate. Suatu hari dia ikut Agus melatih dan di sanalah dia mulai berlatih.

“Pertamanya saya ikut nonton. Terus penasaran, ada sepatu nganggur lantas saya coba latihan sendiri diam-diam,” tambahnya.

Sayangnya karena usianya yang sudah lanjut tidak memberinya kesempatan untuk ikut dalam club ataupun perlombaan. Oleh Agus, dia pun kemudian diajari i-line skate extrem jalan raya.

“Karena tidak bisa ikut kompetisi, Agus bilang sudah tak ajari buat jalan-jalan di jalan raya. Akhirnya mulai latihan di jalan raya. Musuhnya mobil-mobil,” ungkapnya.

Setahun berlatih bersama Agus, Mbah Supri pun kemudian memulai petualangannya sendiri menaklukan jalanan Yogyakarta. Hampir setiap hari dia menyusuri jalan raya untuk sekadar mengisi waktu luangnya.

“Kalau di rumah terus pusing saya. Jadi pagi mesti keluar, siang sudah pulang,” tandasnya. (sumber)

loading...
loading...

Add Comment