Penyebab Kekerasan Seksual Dari Sudut Pandang Psikologi

loading...
Penyebab Kekerasan Seksual

Penyebab Kekerasan Seksual Foto via @secuilcerita

PulangKerja.com – Percaya atau tidak pelaku pelecehan seksual terhadap anak mayoritas merupakan orang-orang yang dikenal oleh korban. Tak sedikit dari pelaku bahkan tak hanya melakukan pelecehan, melainkan sampai hati menghilangkan nyawa korban dengan cara yang tak manusiawi. Sebenarnya apa yang menjadikan seseorang, bahkan anak di bawah umur sekalipun, dapat berubah bak monster pencabut nyawa? Apasih penyebab kekerasan seksual?

Berangkat dari hal tersebut, Departemen Psikologi Universitas Bina Nusantara membahasnya dalam sebuah diskusi “Bincang Humaniora” mengenai maraknya kasus pelecehan seksual belakangan ini.

Diskusi Penyebab Kekerasan Seksual

Dr. Yosef Dedy Pradipto, L.Th., M. Hum, Dosen Psikologi di Universitas Bina Nusantara menyampaikan, mayoritas perilaku yang notabene dikenal korban mampu berubah menjadi sosok yang brutal dan mematikan. Ini diakibat oleh kurangnya attachment atau kelekatan antara si pelaku dengan keluarga, terutama orangtua.

loading...

“Kurangnya perhatian baik secara kedekatan fisik maupun emosional pada anak, ternyata mampu menjadikan anak tumbuh menjadi sosok yang dingin dan tak peka terhadap perasaan orang di sekitarnya. Menjadi pribadi yang tak mudah berempati, ditambah adanya pemicu sederhana sekalipun yang menjadikan anak tak terpuaskan dalam keseharian, bisa menjadikan anak kehilangan akal sehat dan berbuat sesuatu yang amoral” tutur Dedy.

Lantas, bagaimana dengan fenomena segerombolan anak-anak yang tega menggilir  korbannya, lalu menghilangkan nyawa dengan mudahnya?.

Penyebab Kekerasan Seksual

Tersangka pemerkosa dan pembunuh Yuyun, yang masih dibawah umur menjalani persidangan. Usia dini seperti ini seharusnya masih dalam pengawasan ketat orangtua.

“Dengan melakukan kekerasan dalam kelompok, individu biasanya akan merasakan bahwa perilaku tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab ia seorang. Kedepannya, jika ada hukuman yang diberikan, ia bukan menjadi satu-satunya orang yang menanggung beban tersebut,” ujar Raymond Godwin, ketua Jurusan Psikologi Binus yang juga memberikan pengarahan mengenai isi diskusi.

Setelah kita mengetahui penyebab kekerasan seksual lalu bagaimana menangani sang korban? Klik next ya workers..

loading...
loading...

Add Comment